header-photo

Workshop Legal Due Diligence pada Industri Pertambangan – EMLI Training



Workshop ini ditujukan bagi praktisi industri pertambangan yang berkaitan erat dengan proses legal due diligence perusahaan tambang.Legal due diligence merupakan satu bagian penting untuk aksi korporasi sehingga dibutuhkan pemahaman teknis yang mendalam. Peserta akan berdiskusi intensif dan detail mengenai hal-hal yang dilakukan dalam suatu proses legal due dilligence.

Workshop ini tidak lagi membahas pemaparan teoritis, namun difokuskan pada pembahasan hal teknis berupa kegiatan due diligencepada dokumen-dokumen perusahaan, perizinan, Penjanjian dan aset. Peserta akan berdiskusi dengan mining lawyer yang berpengalaman dalam proses legal due diligence perusahaan.

 

TARGET PESERTA

  • Direksi dan manajemen perusahaan pertambangan
  • Legal officer
  • Finance Officer
  • Konsultan Hukum (Lawyer)
  • Contract Engineer
  • Perbankan
  • Asuransi
  • Mahasiswa

MATERI WORKSHOP

  • Introduction to Legal Due Diligence
    1. Stages in and characteristic of mining projects
    2. Roles and workflow of legal due diligence
    3. Key areas for legal due diligence review
      • Corporate legal standing
      • Mining concession
      • Compliance to requirements under mining laws and regulations
      • Third party commitment
      • Assets
      • Disputes
      • Overlapping matters
  • Discussion on Documents
    Corporate Documents
    • Article of Association
    • Corporate approval
    • Basic corporate license
    • Shareholder agreement
  • License Documents
    • Mining licenses (IUP, PKP2B, KK)
    • Forestry License (IPPKH)
    • Infrastructure Licenses (Hauling & Port)

INVESTASI

Rp2.500.000,-/orang Diskon 10 % untuk alumni KIHP
Sampai tanggal 22 Januari 2013

Rp2.800.000,-/orang Diskon 10 % untuk alumni KIHP
Setelah tanggal 22 Januari 2013

INFORMASI DAN REGISTRASI

Office Line : 021 5290 1485
Gita              : 0878 7596 4848
Angger        : 0888 0855 5856
Linda           : 0813 1981 2190

ONLINE REGISTRATION

EMLI Training
Setiabudi Building 2
6th Floor, suite 605 C
Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan
Jakarta 12950
Phone : 021 - 5290 1485
Fax : 021 - 5290 2085
Website : www.emlitraining.com

Workshop Contract Drafting pada Industri Pertambangan – EMLI Training

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan dan menyegarkan pemahaman mengenai prinsip-prinsip dasar hukum perjanjian. Seringkali penyusun kontrak dan penanggungjawab proses bisnis lupa atas prinsip dasar dalam pembuatan kontrak bisnis karena terpengaruh kepentingan isu-isu komersial yang tidak sesuai kaidah pembuatan kontrak bisnis.

Peserta akan diberikan materi-materi penting berkaitan dengan hukum perjanjian, seperti anatomi kontrak bisnis, pembahasaan klausul kontrak, syarat sah dan batalnya kontrak, serta pertanggungjawaban hukum perdata dalam kontrak bisnis berikut pilihan penyelesaian sengketanya.

Peserta pelatihan juga akan mendapat materi mengenai kontrak atas transaksi bisnis yang bersifat lintas negara. Tidak hanya pelaku bisnis swasta, pemerintah dan pemerintah daerah pun membutuhkan pemahaman mengenai prinsip kontrak bisnis dengan pihak luar negeri yang semakin berkembang dewasa ini. Termasuk di dalamnya, bagaimana membahasakan klausul perjanjian ke dalam bahasa asing. Pengetahuan mengenai istilah-istilah yang berkaitan dengan kontrak dalam bahasa asing menjadi penting untuk dikuasai.

TARGET PESERTA

  • Biro Hukum Pemerintah Daerah
  • Pengambil Kebijakan di Perusahaan (CEO, Direktur)
  • Corporate Secretary
  • Legal Counsel
  • Pejabat Pengadaan Barang (procurement)
  • Pelaku Usaha Pasar Modal
  • Praktisi Perbankan
  • Panitia Lelang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

MATERI WORKSHOP

  • Prinsip-prinsip Dasar Hukum Kontrak
    • Pengertian dasar dan definisi kontrak
    • Pemahaman mengenai kontrak dan pertanggungjawabannya
    • Syarat sah dan berakhir/batalnya kontrak
    • Klausul baku yang harus ada dalam suatu kontrak
    • Penggolongan kontrak
    • Anatomi dan bagian penting dari kontrak
    • Tahapan penyusunan kontrak
  • Kontrak Transasksi Bisnis Transnasional
    • Kontrak dalam bisnis internasional
    • Klasifikasi pihak dan investasi asing dalam kontrak bisnis internasional
    • Perlindungan hukum terhadap hubungan bisnis yang didasarkan pada kontrak internasional
    • Pilihan bahasa kontrak bisnis internasional
    • Persoalan pajak pada kontrak bisnis internasional
    • Pilihan hukum dan penyelesaian sengketa
    • Pelaksanaan putusan arbitrase internasional atas sengketa kontrak bisnis
  • Kontrak Pertambangan
    • Anatomi proyek pertambangan
    • Penyusunan perjanjian akuisisi perusahaan pertambangan
    • Langkah-langkah akuisisi pada perusahaan pertambangan
    • Persiapan sebelum penyusunan kontrak bisnis pertambangan
    • Klausul-klausul penting dalam perjanjian akuisisi perusahaan pertambangan
    • Klausula perubahan dan penambahan isi kontrak
    • Pengalihan saham vs penerbitan saham baru

INVESTASI

Rp2.500.000,-/orang Diskon 10 % untuk alumni KIHP
Sampai tanggal 23 Januari 2013

Rp2.800.000,-/orang Diskon 10 % untuk alumni KIHP
Setelah tanggal 23 Januari 2013

INFORMASI DAN REGISTRASI

Office Line : 021 5290 1485
Gita              : 0878 7596 4848
Angger        : 0888 0855 5856
Linda           : 0813 1981 2190

ONLINE REGISTRATION

EMLI Training
Setiabudi Building 2
6th Floor, suite 605 C
Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan
Jakarta 12950
Phone : 021 - 5290 1485
Fax : 021 - 5290 2085
Website : www.emlitraining.com

2012, Pendapatan PLN Solo Tumbuh 6%

berita terkini, bp migas, clipping, coal, coal mine, coal mines, coal miningemliindonesia.com - Realisasi pendapatan PT PLN Area Surakarta pada 2012 berhasil meraih sekira Rp2,4 triliun atau tumbuh enam persen dibanding 2011. Bahkan melampaui target yang telah ditetapkan pada awal tahun sebesar Rp2,3 triliun.


"Angka sekira Rp2,4 triliun itu sifatnya masih sementara, karena belum final. Finalnya baru terlihat pada pertengahan Januari 2013 mendatang," ujar Manager PLN Area Surakarta Purwadi, kepada wartawan, di Solo, Jawa Tengah, Jumat (4/1/2013).


Purwadi mengatakan bahwa mayoritas pendapatan PLN Area Surakarta diraih dari pelanggan listrik rumah tangga berdaya 450-900 VA. Pelanggan rumah tangga tercatat sebanyak 80 persen lebih dari total pelanggan yang ada di bawah area Surakarta. Total pelanggan PLN area Surakarta seluruhnya ada sebanyak 1,2 juta pelanggan.


"Sedang sebanyak 20 persen sisanya adalah pelanggan listrik berdaya 1.300 VA ke atas, yang berasal dari kalangan industri, bisnis, gedung pemerintahan," ungkap Manager PLN Area Surakarta.


Lebih lanjut, Ia menargetkan ada kenaikan pendapatan 2013 ini sebesar tujuh persen. Meski ada kenaikan tarif dasar listrik (TDL) pada pelanggan listrik berdaya 1.300 VA, tidak akan berdampak signifikan terhadap kenaikan pendapatan.


"Kenaikan TDL mungkin memang berpengaruh terhadap pendapatan. Tetapi bila di-breakdown, biaya operasional juga cukup besar. Karena harga material juga naik. Kalaupun ada peningkatan pendapatan, paling hanya bertambah sekira satu persen," pungkasnya.


Sumber : www.emliindonesia.com

Wamen ESDM: Energi Terbarukan Seharusnya Jadi Tulang Punggung

energi, energi alternatif, energy, event, gas, hukum indonesia, hukum pertambanganemliindonesia.com - Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudi Rubiandini menyatakan seharusnya energi fosil saat ini menjadi energi alternatif, serta energi baru terbarukan menjadi energi inti.




Rudi menyatakan, di sekeliling manusia banyak energi yang mudah diperoleh. Namun, pemanfaatannya belum maksimal, bahkan cenderung dianggap tidak penting.




"Matahari yang datang ke rumah kita, tanpa botol besi dibiarkan saja," kata Rudi, saat acara Penganugerahan Efisiensi Energi Nasional, di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Kamis (20/12/2012).




Rudi menambahkan, saat ini energi berbahan dasar fosil masih diprioritaskan penggunaanya yaitu mencapai 95 persen. Sisanya, baru lah menggunakan energi baru terbarukan (EBT).




Tetapi, tidak demikian menurut Rudi. Kebalikannya, seharusnya EBT yang relatif mudah didapat, menjadi tulang punggung pengisi kebutuhan energi. Kemudian energi fosil menjadi energi alternatif, karena bisa ditunda penggunaannya.




"Tapi apabila gas dan minyak bisa digunakan generasi nanti, tapi EBT seharusnya jadi tulang punggung, dan energi fosil jadi alternatif," tutup Rudi.


Sumber : www.emliindonesia.com

Pertamina akan Kembangkan Wasted Energi & Coal Ethanol

coal news, distance learning, e learning, energi, energi alternatif, energy, eventemliindonesia.com - PT Pertamina (Persero) berencana untuk membangun beberapa proyek energi alternatif pada 2013. Salah satunya mengembangkan wasted energi dan coal ethanol.




"Selain geotermal, kita juga mengembangkan wasted energy di Bantargebang. Itu akan dikembangkan teknologinya baru dapat listriknya, jadi listriknya akan pergi ke PLN atau industri lagi," ujar SVP Corporate Investment and Business Development Pertamina Gus Rizal, di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (19/12/2012).




Rizal menambahkan, Pertamina tengah mengembangkan solar cell, salah satunya dengan menggandeng LEN untuk membangun solar cell. "Kita ingin di 2013 sudah mulai proses FID-nya, jadi mungkin 2014 lah, karena sekarang proses FID-nya dulu, pricing-nya dan lain-lain," ujar Rizal.




Menurutnya, energi alternatif ini selain skalanya kecil, juga membutuhkan teknologi baru jadi tidak kompetitif secara harga. Selain itu, Pertamina akan mengembangkan, coal ethanol yang dimungkinkan di Sumatera Selatan dan daerah Kalimantan.




"(Untuk nilai investasi) kalau 60 megawatt (mw) sekira USD50 juta, tapi tergantung butuhnya PLN berapa, AP berapa, Jasa Marga berapa. Size itu akan menentukan capex-nya berapa, jadi kalau 60 mw itu sekira USD38 juta-USD50 juta," tukas dia.


Sumber : www.emliindonesia.com




Technorati : ,

Del.icio.us : ,

Zooomr : ,

Flickr : ,

Renegosiasi Kontrak Freeport & Newmont Terbentur Hal Berikut

artikel pertambangan, berita hari ini, berita harian, berita indonesia, berita online, berita terkiniemliindonesia.com - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak yakin renegosiasi kontrak karya (KK) pada perusahaan pertambangan dapat selesai pada tahun ini.




Direktur Jenderal Mineral Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Thamrin Shite mengatakan, ada beberapa poin yang belum disepakati oleh Perusahaan pertambangan seperti PT Freeport Indonesia dan PT Newmont Nusa Tenggara.




"Susah ya untuk memberikan kepastian, banyak pihak soalnya, tim-nya ada tim Kemenko," kata Thamrin, dalam Penyerahan DIPA 2013, di Kantor Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Senin (17/12/2012).




Dia menyebutkan, poin-poin renegosiasi kontrak yang sulit dilakukan adalah luas wilayah, sehingga menjadi faktor yang menghambat renegosiasi. "Banyak faktor, ini yang semua dinegosiasikan strategis, luas wilayah, UU kan 25.000 ha," jelas Thamrin.




Thamrin menambahkan, selain luas wilayah yang menjadi penghambat adalah kewajiban pembangunan pengelolahan mineral (smelter) karena pengelolahan minerba tersebut dinilai tidak ekonomis.




"Kalau Newmont sama juga, di samping itu luas wilayah. Kalau dibandingkan Vale Indonesia, itu luas wilayah, jadi tergantung, luas wilayah dan pemurnian. Vale tinggal luas wilayah," ungkap Thamrin.


Sumber : www.emliindonesia.com




Technorati : ,

Del.icio.us : ,

Zooomr : ,

Flickr : ,

U.K. Green Energy Plans Boost Power Bills 54% by 2020

coal news, distance learning, e learning, energi, energi alternatif, energy, eventemliindonesia.com - The U.K. government's effort to expand renewable energy generation will boost household electricity bills by 54 percent by 2020, according to a study by Bloomberg New Energy Finance.




The green energy program will account for about 40 percent of the increase with 28 percent more due to gains in wholesale power prices as the country shifts away from aging coal-fired generation, the London-based researcher said today. Grid upgrades account for most of the rest of the increase.



Prime Minister David Cameron's government has trimmed subsidies for solar and wind power after a surge in installations. He's concerned utilities such as SSE Plc (SSE) and Centrica Plc (CNA) have lifted energy costs for consumers, threatening to curtail a sluggish economic recovery.




"The U.K. is transforming its mix of generation, pushing renewables close to 30 percent by 2020, largely at the expense of coal, and with a greater dependence on rising gas prices," Michael Lawn, head of power research at BNEF, said in the statement. "The only way households and businesses can mitigate the impact of higher electricity bills will be by improving energy efficiency."




The average electric bill will top 699 pounds ($1,125) a year in 2020 compared with 454 pounds now, BNEF said in the statement. Electricity bills have risen more than 70 percent since 2005, mostly because of increases in the cost of natural gas and coal.




The government on Nov. 29 published plans to overhaul the power market as it aims for 15 percent of its energy to come from renewable sources by 2020. Its changes would spur investment in low-carbon power plants. It will support the building of gas-fired stations and the exploration of shale gas resources. Shale gas is unlikely to drive a large fall in gas prices in the U.K. to 2020, BNEF said.




Low-carbon policies currently account for less than 10 percent of a typical household electricity bill. By 2020 this will be 21 percent, said Fraser Johnston, a power analyst at BNEF.


Source : www.emliindonesia.com